Ada yang unik dari tur dunia yang akan digelar Beyonce Knowles. Dia justru memulai turnya di Ethiopia, sebuah negara yang anti dengan musik barat.
“Musik rap tidak sesuai buat Ethiopia. Ethiopia butuh melodi. Sedangkan musik rap berisi pesan-pesan dan kami tidak sesuai dengan itu. Semuanya mencirikan pengalaman kaum kulit hitam di Amerika di mana kami tidak ada hubungannya sama sekali,” ungkap Michael Melake, promoter musik di Ethiopia, seperti dilansir Aol, Senin (22/10/2007).
Berbeda dengan pernyataan Michael, pemilik sebuah klub malam di Ethiopia Enoch Nicano seolah merepresentasikan penggemar Beyonce di Ethiopia.
“Dia (Beyonce) itu seksi, bahkan lebih dari seksi,” ujarnya.
Beyonce yang tampil selama dua jam di hadapan 5.000 penggemarnya tampil sangat memukau. Malam itu, pelantun De Javu tersebut tidak tampil sendiri. Dia mengajak Ludacris tampil bersamanya.
Meski berbagai pro dan kontra mewarnai penampilan kekasih Jay-Z ini, konsernya di Addis Ababa, Ethiopia, tetap berlangsung lancar. Pada akhir penampilannya, Beyonce meneriakkan terima kasih kepada kerumunan penonton.
“Aku berterima kasih kepada kalian. Kalian adalah satu dari penonton terbaik yang pernah aku temui selama hidupku,” tukasnya