Suster N, Saat Kesaksian Harus Dibuktikan

sustern1.jpg

Jenis Film: Horror
Pemain: Atiqah Hasiholan, Wulan Guritno, Bob Seven, Dominique Sanda, Ardina Rasti, Ratna Riantiarno, Titi Qadarsih, Jajang C. Noer
Sutradara: Viva Westi
Penulis: Viva Westi
Produser: Ferry Angriawan

Film Indonesia bertema horor bertambah lagi dengan kehadiran film berjudul Suster N, karya Viva Westi. Mengikuti beberapa film horor lainnya, film Suster N tetap mengandalkan hantu Suster Ngesot sebagai “peran utamanya”.

 

 

Dengan mengambil setting sebuah panti jompo bernama Villa Rose, yang berada di puncak bukit Tanah Pasundan, berbagai kejadian misterius dan berbau mistis terjadi.

 

 

Adalah Sarah (Atiqah Hasiholan), pewaris panti jompo Villa Rose tersebut. Bersama suaminya, Jonathan (Bob Seven), Sarah meneruskan jejak neneknya Rose untuk menghidupkan kembali Villa Rose dengan segala memorabilia jaman Rose dahulu.

 

 

Awal dibuka kembali panti jompo itu, Wulan (Wulan Guritno), penduduk setempat yang tinggal tidak jauh dari Villa Rose datang dan menawarkan diri untuk menjadi perawat. Dia pun membawa serta para pembantu untuk mengurus villa dan seluruh penghuninya.

 

 

Tidak lama Villa Rose dibuka kembali, satu persatu pasien berdatangan dan tinggal di sana. Ditambah dengan kehadiran Maya (Ardina Rasti), adik Joe yang nyentrik dan misterius menambah keramaian di Villa Rose.

 

 

Masalah muncul ketika satu persatu pasien Villa Rose meninggal dunia secara misterius. Entah kebetulan atau tidak, setiap pasien yang meninggal selalu berada di dekat Sarah baik sebelumnya maupun saat kematian mereka.

 

 

Selain itu, selama tinggal di Villa Rose Sarah pun menunjukkan sikap yang aneh. Dia mengaku melihat hal-hal gaib yang terus memburunya. Sayang, tak seorangpun yang mempercayai ceritanya itu, tidak juga suaminya.

 

 

Kematian demi kematian terjadi dengan Sarah sebagai tersangka utama, membuat Sarah semakin kehilangan kendali. Dia terobsesi untuk menunjukkan siapa pembunuhnya. Ditambah lagi hubungan Joe dan Wulan yang semakin hari semakin mesra hingga meninggalkan Sarah, membuat alur cerita semakin membuat penasaran.

 

 

Siapa sebenarnya pembunuh yang sebenarnya? Lantas siapa Suster N itu? Salah satu dari keempat peran utama itu harus berpacu dengan waktu untuk mengungkap semuanya sebelum semuanya benar-benar terlambat.

 

 

Bagi Anda yang penasaran dengan film-film horor, ingin menonton namun takut akan kengerian-kengerian yang dihadirkan, jangan khawati film ini tidak sepenuhnya mencekam seperti imej film horor.

 

 

Namun alur cerita film ini cukup membuat penontonnya mengerutkan dahi. Pasalnya, Anda banyak dipermainkan dengan pikiran sendiri saat melihat adegan demi adegan yang terus membuat Anda menerka-nerka siapa pembunuhnya.

 

 

Terlebih lagi ending cerita yang mengejutkan dan ternyata menjadi kunci dari keseluruhan film.

& Komentar

  1. chayankqu berkata,

    Oktober 29, 2007 pada 5:59 am

    Yakin niYh ni fiLm ga baKaLan ngCwain Kya fiLm2 hoRoR inDonesia yG lain!!!
    kNp c haNtuNya MsTi “suSter ngeSoT” Mang ga aDa yg laEn aP?? kn cRita2 suSter Ngesot uDa bYk yG mKe!!!!

  2. chantique berkata,

    November 9, 2007 pada 4:18 am

    Gw udah nonton, buat kita bertanya2 ni film, n ending filmnya cukup mengejutkan, okelah.

    n kenapa harus suster ngesot? ya karena hantunya ya emang si suster ngesot itu, n menceritakan kenapa dia bisa ampe ngesot. Tp anehnya di fil ini dia ga selalu ngesot, bisa melayang, n gantung kebalik kayak kelelawar gitu, aneh ya, hantu kok ga konsisten. Nonton Bangsal 13 de (luna maya & endhita), menurutku gw ni film horor yg oke bgt! (hantunya tetap si suster ngesot itu, tapi beda versi)


Tulis sebuah Komentar